Kamis, 29 November 2012
Senin, 26 November 2012
CARA MERAWAT BURUNG JALAK
04 Des
Sebelumnya saya minta maaf apa bila terdapat kesalahan dalam langkah-langkah
merawat burung jalak ini, karena langkah yang saya buat merupakan pengalaman
saya terhadap burung jalak peliharaan saya,langsung saja kita langsung menuju langkah-langkahnya.
pertama-tama untuk mendapatkan kualitas atau menjaga kesehatan burung jalak anda anda harus memperhatikan hal-hal sebagai berikut:
a. Pakan
makanan yang diberikan haruslah makanan yang bersih atau terhindar dari jamur, anda bisa memberinya pakan kering seperti poer ataupun makan yang masih hidup seperti serangga (jangkrik)
b. sangkar
sangkar merupakan tempat yang paling sering digunakan oleh burung peliharaan, maka dari itu sangkar atau kandang burung harus selaruh bersih, kebersihan sangkar akan menghindari burung dari jamur, anda dapat mebersihkan sangkar 2 atau 3 hari sekali, atau bila anda memiliki banyak waktu luang akan lebih baik jika anda membersihkannya setiap hari.!
c. Lingkungan
burung berkicau merupakan burung yang sangat banyak di koleksi orang, maka dari itu burung yang bagus memiliki kemampuan yang dapat mengeluarkan banyak jenis bunyi dan suaranya sangat merdu, dan juga dapat menirukan suara burung berkicau lainnya, maka dari itu lingkungan yang baik bagi burung adalah dimana terdapat burung-burung yang lain juga walaupun ada beberapa burung yang senang terhadap keheningan.
Burung Jalak
Burung Jalak..
Topik kita saat ini adalah mengenal burung jalak. Burung jalak adalah salah satu burung kicauan yang sangat mudah jinak dengan manusia dalam hal ini pemeliharanya..Sang burung jalak akan mengenali siapa pemeliharanya yang sebenarnya. Bahkan jika kita memeliharanya sejak dia masih kecil atau ketika masih ngloloh.. wah bisa dipastikan mereka akan sangat jinak sekali dengan kita..Mereka termasuk burung yang sangat mudah dalam perawatannya. Makanan mereka yang utama adalah buah2an..serangga..dan kadang mereka juga suka kalau kita beri voer. Sekali kali boleh juga kita kasih makan cacing tanah.. jika mereka sudah jinak jika lepas dari kandangnya, mereka bisa pulang kembali ke sangkarnya sendiri..Mereka bisa kita jadikan teman bermain. Burung jalak ini suka mengikuti kita ketika kita melintas dibawah sangkarnya. Apalagi pas waktu jam makan mereka. Wah ramai sekali suaranya.
Topik kita saat ini adalah mengenal burung jalak. Burung jalak adalah salah satu burung kicauan yang sangat mudah jinak dengan manusia dalam hal ini pemeliharanya..Sang burung jalak akan mengenali siapa pemeliharanya yang sebenarnya. Bahkan jika kita memeliharanya sejak dia masih kecil atau ketika masih ngloloh.. wah bisa dipastikan mereka akan sangat jinak sekali dengan kita..Mereka termasuk burung yang sangat mudah dalam perawatannya. Makanan mereka yang utama adalah buah2an..serangga..dan kadang mereka juga suka kalau kita beri voer. Sekali kali boleh juga kita kasih makan cacing tanah.. jika mereka sudah jinak jika lepas dari kandangnya, mereka bisa pulang kembali ke sangkarnya sendiri..Mereka bisa kita jadikan teman bermain. Burung jalak ini suka mengikuti kita ketika kita melintas dibawah sangkarnya. Apalagi pas waktu jam makan mereka. Wah ramai sekali suaranya.
Burung jalak dikenal juga
dengan burung yang suka menirukan suara burung lain. Bahkan ada jenis burung
jalak tertentu yang bisa menirukan suara manusia layaknya burung Beo.
Burng Jalak sudah bisa ditangkarkan..Jadi jangan kawathir
populasi mereka akan punah.. Tapi memang untuk burung jalak liar alias yang masih
hidup di alam liar memang sudah tidak bisa kita temui lagi.(kecuali burung jalak pak RT yang baru saja lepas
lho>>))
Burung Jalak yang direkomendasikan bagi pemula yang ingin memelihara burung jalak adalah burung jalak jenis penyu atau jalak hitam yang kadang juga disebut sebagai burung jalak kebo.
Burung Jalak ini selain harganya yang murah juga bagus untuk dipelihara oleh pemula..
Soal harga burng jalak hitam ini antara Rp 40000-70000 saja. Murahkan ..
Burung Jalak yang direkomendasikan bagi pemula yang ingin memelihara burung jalak adalah burung jalak jenis penyu atau jalak hitam yang kadang juga disebut sebagai burung jalak kebo.
Burung Jalak ini selain harganya yang murah juga bagus untuk dipelihara oleh pemula..
Soal harga burng jalak hitam ini antara Rp 40000-70000 saja. Murah
JALAK
SUREN
Jalak
suren adalah burung sawah yang memiliki kecerdasan yang baik karena jalak suren
dapat menirukan berbagai jenis suara burung lainnya,seperti burung
lovebird,burung kacer,burung hwamei,burung cucak ijo,burung murai batu,burung
kenari,burung cucak jenggot,burung branjangan,burung cimblek,burung prenjak
sawah dan lain lain,bahkan beberapa jalak suren yang sudah berumur dapat
menirukan suara manusia seperti layaknya burung beo yang dapat menirukan suara
manusia.Jalak suren merupakan jenis burung yang sangat cerewet dan rajin
berkicau ketika ada orang lewat,maka dari itu banyak orang yang
memelihara jalak suren sebagai penjaga rumah,karena jalak suren yang sangat
cerewet selain banyak digunakan sebagai penjaga rumah ,tak jarang para kicau
mania memelihara jalak suren digunakan sebagai burung master karena dapat memancing
burung lain untuk berkicau.
Jalak suren dikenal ada 2 jenis yang sering dijumpai yaitu jalak
suren jawa atau sering disebut jalak suren lokal dan jalak suren
kalimantan.perbedaan antara jalak suren lokal dan jalak suren kalimantan dapat
dilihat dari warna bulunya :
1.jalak suren lokal
1.jalak suren lokal
*jalak suren lokal memiliki warna hitam polos pada bulu diatas paruhnya
2.jalak suren kalimantan
*jalak suren kalimantan memiliki warna putih pada bulu diatas paruhnya
Selain karena sebagai burung
master,banyak orang memelihara jalak suren karena perawatan yang relatif sangat
mudah,seperti burung peliharaan lainnya,jalak suren tak perlu perawatan
exstra,adapun yang harus diperhatikandalam memelihara jalak suren adalah :
- kebersihan kandang harus
selalu terjaga dengan membersihkan kotoran pada kandang dipagi hari dan
sore hari,mengganti makanan voer pada cepuk tiap 3 hari sekali,mengganti
air minum setiap hari
- sebelum
penjemuran,burung diangin-anginkan terlebih dulu pada teras rumah antara
1/2 jam-2jam,penjemuran sebaiknya dilakukan antara pukul 08.00-11.00
- selain pakan utama
berupa voer,jalak suren perlu diberikan makanan tambahan berupa
buah-buahan(pisang sobo,pepaya,sawo,dll) dan hewan hidup(jangkrik,ulat
kandang,ulat hongkong,kroto,dll)
- burung jalak suren
termasuk burung yang suka mandi,pemandian jalak suren dapat dilakukan
dengan menggunakan bak mandi atau dengan cara disemprot tergantung dari
kebiasaan jalak suren itu sendiri,memandikan jalak suren sebaiknya
dilakukan pada pagi hari sebelum proses penjemuran.
- untuk melatih kekuatan
stamina,jalak suren perlu diumbar pada kandang umbaran
- burung jalak suren perlu
diberikan burung master seperti burung kenari,lovebird,cucak
jenggot,dll.karena jalak suren dapat menirukan berbagai macam suara
burung lainnya
- untuk melatih mental
burung,jalak suren perlu digandeng dengan burung jalak suren lain,sebelum
digandeng sebaiknya porsi makan burung ditambah.
Sampai disini terlebih dahulu tips
merawat jalak suren dari saya semoga tips2 ini dapat bermanfaat bagi para kicau
mania.mohon kritik dan masukannya,terima kasih.
Jenis Burung Jalak
Jalak
dalam bahasa inggris starling adalah nama sekelompok burung pengicau dari
suku Sturnidae. Burung yang umumnya berukuran sedang (sekitar 20-25 cm), gagah,
dengan paruh yang kuat, tajam dan lurus. Berkaki panjang sesuai dengan
tubuhnya. Bersuara ribut, dan berceloteh keras, kadang-kadang meniru suara
burung lainnya. Di alam, burung ini kebanyakan bersarang di lubang-lubang
pohon. Burung jalak relatif mudah dijinakkan. Dalam sangkar burung ini sangat
aktif bergerak dan berkicau. Karena itu penggemar burung kicau memelihara
burung ini untuk melatih jenis burung kicau lain atau sebagai masteran. Memakan
hampir seluruh jenis makanan. Diet utama di penangkaran biasanya berupa voer,
buah pisang, kroto, dan serangga kecil. Terdapat sekitar 25 spesies jalak dan
kerabat dekatnya, yaitu perling dan beo, di seluruh Indonesia .
Beberapa Jenis Burung Jalak yang sering dipelihara orang di antaranya:
* Jalak Suren (Sturnus contra)
* Jalak Putih (S. melanopterus)
* Jalak Bali (Leucopsar rothschildi)
* Jalak Kerbau atau Kerak kerbau (Acridotheres javanicus)
Jalak Suren
Jalak Suren
|
Jalak
suren (Sturnus contra) sebenarnya bisa ditemukan hampir di seluruh
pelosok Indonesia .
Namun, sekarang burung ini semakin sulit ditemukan. Apa yang dialami burung
lain, populasinya kian hari kian susut di alam, ternyata juga dialami jalak
suren. Pencemaran sawah oleh pestisida, penangkapan untuk dipelihara atau
diperdagangkan, dan penciutan hutan merupakan penyebab utama menurunnya
populasi jalak suren yang bernama ilmiah Sturnus contra jalla.
Keistimewaan jalak suren
Jalak suren dilambangkan sebagai burung jinak penjaga rumah. Dengan memelihara burung ini, rumah akan selalu terjaga setiap hari. Mungkin ada benarnya anggapan ini karena jalak suren merupakan burung yang sangat peka. Jika ada orang datang, akan bersuara nyaring dan bervariasi. Bisa dipahami kalau banyak orang yang memelihara burung ini dan menjadikannya sebagai hewan peliharaan.
Jalak Putih
Jalak Putih
|
Jenis
Jalak putih (Sturnus melanopterus) ini hampir mirip dengan Jalak bali (Leucopsar
rothschildi) memiliki warna bulu utama putih, meskipun terdapat kulit tanpa
bulu disekitar mata berwarna kuning. Namun, keduanya memiliki kesamaan, yaitu merupakan
Burung yang dilindungi undang-undang. Burung Jalak Putih merupakan burung dari
suku Sturnidae. Burung yang umumnya berukuran sedang (sekitar 20-25 cm), gagah,
dengan paruh yang kuat, tajam dan lurus. Berkaki panjang sebanding dengan
tubuhnya. Bersuara ribut, dan berceloteh keras, terkadang meniru suara burung
lainnya. Di alam, burung ini kebanyakan bersarang di lubang-lubang pohon.dengan
warna bulu seluruhnya putih, kecuali sayap dan ekor berwarna hitam.
Jalak Bali
Jalak Bali
|
Jalak
Bali (Leucopsar rothschildi) atau disebut juga Curik Bali adalah sejenis
burung sedang dengan panjang lebih kurang 25 cm. Burung pengicau berwarna putih
ini merupakan satwa endemik Indonesia yang hanya bisa ditemukan di Pulau Bali
bagian barat. Burung ini juga merupakan satu-satunya satwa endemik Pulau Bali yang masih tersisa setelah Harimau Bali dinyatakan
punah. Sejak tahun 1991, satwa yang masuk kategori “kritis” (Critically
Endangered) dalam Redlist IUCN dan nyaris punah di habitat aslinya ini
dinobatkan sebagai fauna identitas (maskot) provinsi Bali .
Jalak Bali merupakan satwa yang secara hidupan liar populasinya amat langka dan
terancam kepunahan. Diperkirakan jumlah spesies ini yang masih mampu bertahan
di alam bebas hanya sekitar belasan ekor saja. Jalak Bali merupakan satwa yang
dilarang diperdagangkan kecuali hasil penangkaran dari generasi ketiga (indukan
bukan dari alam).
Jalak
kerbau
Jalak Kerbau
|
Burung
Jalak Kerbau dengan ciri tubuhnya tegap, berjambul pendek, aktif bergerak
lincah serta di tunjang pula dengan paruh dan kakinya yang berwarna kuning.
Bermata Tajam dengan lingkaran putih atau kuning di antara bola matanya. Bulu –
bulunya berwarna abu - abu tua hampir hitam. sering pula kita jumpai di areal
persawahan nampak sedang asyik bertengger di atas punggung seekor Kerbau yang
sedang merumput atau berkubang dalam lumpur. Hal ini di karenakan burung Jalak
ini gemar memakan parasit atau kutu – kutu yang terdapat pada punggung Sang
Kerbau tersebut. Dan oleh sebab itu pulalah Burung Jalak Hitam ini juga di
kenal dengan sebutan Jalak Kerbau.
Jalak Hitam | Jalak Kerbau – Burung
Jalak Penyu disebut juga dengan Jalak Kerbau. Karena
burung ini sering hidup berdampingan dengan kerbau. Burung jalak penyu kurang
mendapat perhatian oleh pencinta burung kicauan karena burung ini kurang
memiliki suara yang bagus. Kicau burung jalak penyu sangat kasar dan kurang
teratur. Selain itu burung ini sangat rakus dalam soal makan dan kotorannya
sangat banyak. Untuk itulah tidak banyak pecinta burung yang mau memelihara
burung jalak penyu. Meski demikian burung ini sangat rajin berkicau dan
terkenal dengan burung yang cerewet dan bias dilatih. Berikut tip Memilih dan
Merawat Jalak Penyu :
Memilih Burung Jalak Penyu
Untuk memilih burung ini hendaknya pilih yang
berjenis kelamin jantan. Untuk membedakan antara jantan dan betina kita dapat
melihat dari bentuk kepalanya. Jantan memiliki bentuk kepala yang lebih besar
dan jambul dikepala lebih terlihat jelas. Selain itu burung jantan memiliki
postur tubuh yang lebih panjang. Dalam memilih burung jalak penyu pilih juga
yang memiliki bulu yang cerah dan mulus. Sehingga hal ini menandakan burung
dalam keadaan yang sehat.
Merawat Burung Jalak Penyu
Untuk memelihara burung jalak penyu tidaklah
sulit. Yang perlu diperhatikan khusus adalah tentang kebersihan kandang atau
sangkar. Karena burung ini sangat banyak dalam urusan makanan maka kotorannya
pun juga sangta banyak. Oleh karena itu selalu bersihkan kotoran burung 1 hari
2 kali, yaitu pagi dan sore. Berikut secara garis besar mengenai perawatan
burung jalak penyu :
- Mandikan burung minggu 3-4
kali
- Jemur burung tiap pagi hari
sekitar 30 menit antara jam 07.00-10.00
- Ketika burung dalam keadaan
mabung maka sering perdengarkan burung lain sebagai master agar ketika
bulu sudah tumbuh lagi burung jalak mampu menirukan suara tersebut.
Tips Perawatan Perkutut
Merawat
perkutut harus dilandasi perasaan kasih sayang, agar burung selalu sehat dan
rajin berbunyi seperti yang diharapkan. perawatan utama berupa pemberian
makan.selain harus betul dan bersih.
Perkutut umumnya menyukai makanan berupa biji-bijian karena sejak kecil sudah bisa diberi biji-bijian itu.
Kalau burung sudah mulai berbunyi, pemberian makan di kasih berupa millet dan gabah saja atau dengan makanan olahan. bahannya terdiri dari campuran ketan hitam,millet, canary seed, jewawut, dengan bumbu berupa kencur, jahe, bawang putih, madu,kuning telur ayam kampung, lada putih, dan garam dapur beryodium.
Makanan olahan yang telah jadi untuk perkutut bisa di beli di toko makanan burung akan tetapi kalau ingin membuat sendiri, resepnya sebagai berikut:
Perkutut umumnya menyukai makanan berupa biji-bijian karena sejak kecil sudah bisa diberi biji-bijian itu.
Kalau burung sudah mulai berbunyi, pemberian makan di kasih berupa millet dan gabah saja atau dengan makanan olahan. bahannya terdiri dari campuran ketan hitam,millet, canary seed, jewawut, dengan bumbu berupa kencur, jahe, bawang putih, madu,kuning telur ayam kampung, lada putih, dan garam dapur beryodium.
Makanan olahan yang telah jadi untuk perkutut bisa di beli di toko makanan burung akan tetapi kalau ingin membuat sendiri, resepnya sebagai berikut:
- 1 kg millet
- 2 sampai 3 butir
telur,diambil kuningnya
- 1 kg gabah
- 2 siung bawang putih
- 1/4 kg ketan hitam
- 3 jari tangan jahe
- 1/4 kg canary seed
- 3 jari tangan kencur
- 1/8 kg jewawut
- ½ sendok makan garam
- 5 sendok makan madu
- ½ sendok teh lada putih
Bumbu berupa kencur, jahe, bawang putih, lada putih, dan
garam ditumbuk sampai hancur kuning telur dikocok sampai mengembang, lalu
diberi madu lebah dan dikocok lagi sampai tercampur betul. setelah madu telur
itu tercampur, bumbu yang telah ditumbuk tadi dicampurkan pada telur dan madu,
diaduk-aduk sampai rata.
Ketan hitam, millet, gabah, canary seed, dan jewawut, sebelum dicampurkan dicuci bersih dulu di buang yang mengambang lalu ditiriskan, digelar dalam tempeh atau sejenisnya.selanjutnya dijemur sampai kering.biji-bijian yang sudah kering inilah yang dicampurkan dalam adonan telur madu yang berbumbu tadi
Bahan dicampur aduk samapai rata, kalau perlu diremas-remas dengan tangan.setelah adonan tercampur betul di gongsong (digoreng tanpa minyak) selama kurang lebih dua menit. kemudian diangkat dan dituangkan di atas nyiru, untuk diangin-anginkan di tempat teduh sampai kering dan dingin.
Ketan hitam, millet, gabah, canary seed, dan jewawut, sebelum dicampurkan dicuci bersih dulu di buang yang mengambang lalu ditiriskan, digelar dalam tempeh atau sejenisnya.selanjutnya dijemur sampai kering.biji-bijian yang sudah kering inilah yang dicampurkan dalam adonan telur madu yang berbumbu tadi
Bahan dicampur aduk samapai rata, kalau perlu diremas-remas dengan tangan.setelah adonan tercampur betul di gongsong (digoreng tanpa minyak) selama kurang lebih dua menit. kemudian diangkat dan dituangkan di atas nyiru, untuk diangin-anginkan di tempat teduh sampai kering dan dingin.
Filed Under burung jinak, burung liar, cara menjinakkan burung,
menjinakkan burung, REFERENSI BURUNG
Burung jinak adalah salah satu syarat burung bisa
menjadi gacor. Burung jinak dalam hal ini bukan berarti burung menurut
saja ketika dipegang, atau mendekat kalau didekati orang. Burung jinak secara
umum adalah burung yang bebas dari tekanan di sekitarnya, burung yang tidak
takut lagi kepada makhluk hidup di sekitarnya terutama terhadap manusia.
Burung kenari yang lahir dan besar di lingkungan
manusia misalnya, adalah burung yang jinak dalam pengertian ini. Banyak burung
kenari yang sulit ditangkap tangan, baik ketika di dalam sangkar, apalagi kalau
terlepas keluar sangkar. Namun demikian, dia tidak takut dan tertekan berada di
lingkungan manusia karena dia sudah terbiasa bahkan sejak lahir. Dalam konteks
ini, pada burung kenari tersebut sudah berlangsung domestikisasi.
Bagaimana dengan burung tangkapan hutan? Burung
hasil tangkapan hutan biasanya liar dan sangat gesit. Jika Anda punya burung
masih liar, tentu tidak akan pernah gacor ketika ada orang di sekitarnya.
Itulah sebabnya mengapa burung-burung bakalan hanya berbunyi ngeplong kalau
tidak ada/ tidak melihat orang.
Proses penjinakan
Untuk menjinakkan burung sudah banyak tips
diberikan oleh kawan-kawan kita. Dalam proses wajar, burung bisa jinak dalam
waktu relatif lama. Kalau mau agak cepet, kuncinyanya pada diri kita sendiri:
sempat apa nggak. Kalau Anda sempat, lakukan hal-hal berikut ini.
1. Dari sisi tempat
Kalau Anda punya burung terlalu liar, gantung
saja agak tinggi di tempat ramai, ya di tempat ramai, atau yang biasa
dilalulalangi anggota keluarga. Jangan justru digantung di tempat tersembunyi
karena Anda takut burung kelabakan. Biasakan itu selama sekitar sepekan.
Setelah itu, posisi agak diturunkan. Lakukan selama sepekan, turunkan lagi,
sepekan mendatang turunkan lagi sampai posisi normal. Kalau rumah Anda dekat
jalan raya/kampung, biasakan gantung burung di halaman rumah dekat jalan itu
(tapi awas maling). Kalau burung Anda memang liar banget dan Anda melakukan
saran saya ini, saya jamin burung Anda bakal berdarah-darah di sekitar
paruhnya, juga bulunya rusak. Tapi no problem. Itu proses normal yang harus kita
lalui. Luka bakal kering, bulu bakal tumbuh lagi.
2. Dari sisi memandikan
Biasakan memandikan burung dengan cara dikaramba
dengan waktu agak lama. Kalau dia nggak mau mandi sendiri, semprot pakai
semprotan sampai basah kuyup. Nggak masalah dia kelabakan kesana-kemari saat
disemprot. Benar-benar basah kuyup sampai menggigil kedinginan dan nggak
kelabakan lagi. Biarkan dulu dia di karamba, sampai bulu agak kering. Tapi
kalau Anda tergesa-gesa mau pergi, masukkan langsung ke sangkar juga nggak
apa-apa, dan gantung di tempatnya. Kalau sempat, lakukan “pemandian” itu pagi
dan sore hari.
Fungsi memandikan sampai basah kuyup:
a. Untuk mempercepat burung lapar. Dengan
mengombinasikan dengan cara nomer 3 di bawah maka burung akan semakin merasa
tergantung pada kita. Pada saat yang sama, kita bisa cepat membuat burung lapar
tetapi tidak kekurangan nutrisi (beda kan
kalau kita memang sengaja tidak memberi pakan burung secara rutin atau cukup,
yang dalam hal ini burung benar2 kekurangan semua nutrisi. Kalau dengan memandikan,
maka rasa lapar hanya disebabkan dia terlalu banyak membakar karbohidrat untuk
memanaskan tubuh).
b. Pada saat burung basah kuyup, ada pembelajaran pada burung bahwa meskipun
dia hanya bisa diam, kenyataannya kita (manusia) yang berlalu lalang di dekatnya,
bukan merupakan ancaman.Proses penjinakan adalah proses pembelajaran domestikisasi.
Kalau kita takut burung lecet-lecet saat itu dan tidak memaksakan proses pembelajaran, maka burung akan terlalu lama giras dan bisa-bisa giras sepanjang masa. Kalau ini yang terjadi, ketika burung selalu gerabakan saat dibawa-bawa, maka yang stress bukan hanya burungnya, tetapi juga kita yang punya burung yang selalu gerabakan.
3. Dari sisi makanan (bisa dilakukan pada
hari libur/menyempatkan diri libur)
Kosongkan tempat pakan menjelang malam. Biarkan
pada pagi hari dia kelaparan. Dalam kondisi itu, sorongkan jangkrik dengan lidi
di tangan kita. Kalau dia nggak mau mematuk jangkrik, tarik lagi. Lima atau sepuluh menit
lagi kita lakukan hal sama. Kalau masih nggak mau, tunda lagi. Begitu
seterusnya, sampai sekitar pukul 10.00. Kalau sampai jam itu belum mau juga,
tinggalkan jangkrik di tempat pakan biar dimakan. Setelah dia makan satu
jangkrik, sorongkan pakai lidi satu jangkrik lagi. Kita goda dia beberapa saat
mau mendekat atau tidak. Begitu jangkrik disambar, kita coba lagi, sampai
burung agak kenyang. Setelah itu tempat pakan kita isi dengan kroto (untuk
murai dan kacer) satu sendok teh saja. Siang hari, kita coba-coba lagi memberi
jangkrik dengan lidi, dan begitu pula sore hari. Setelah terbiasa dengan lidi,
coba langsung diangsurkan dengan tangan. Proses ini kuncinya adalah membuat
burung kelaparan dan merasa tergantung pada manusia dan “terpaksa” harus berani
kepada manusia. Karena kuncinya membuat burung lapar, senantiasa kosongkan
wadah pakan dan hanya beri secukupnya ketika sudah dilatih makan jangkrik yang
kita tusuk lidi/langsung dari tangan kita.
Kalau sekadar untuk tetap bernafas sehat,
empat-lima jangkrik sudah cukup kita berikan pada pagi hari, dua-tiga jangkrik
pada siang hari, dan empat – lima
jangkrik pada sore hari, dan semuanya tanpa ada makanan tambahan di wadah
pakan.
—Itulah sejumlah cara menjinakkan burung yang
bisa kita pilih. Kalau ketiga cara itu bisa kita laksanakan/kombinasikan
berbarengan, maka dalam waktu nggak sampai sebulan burung liar sudah jadi
relatif jinak.
Menjinakkan burung dengan cara itu memang membawa
sejumlah konsekuensi, misalnya burung yang semula sudah mau ngriwik/bunyi, jadi
agak macet karena stres. Burung yang semula mulus, jadi luka atau rusak bulu.
Tapi semua adalah bagian dari proses. Tinggal kita mau pakai jalan cepat atau
jalan biasa. Orang Jawa bilang, jer basuki mawa bea, semua kebaikan perlu biaya
dan biaya ini bisa bermacam-macam bentuknya. Ok?
(Tulisan ini juga dimuat di kicaumania.org)
TIPS MEMELIHARA BURUNG PARKIT
TIPS-TIPS
BURUNG PARKIT
Sebagai Hewan Peliharan pemula
"Parrots" Burung Parkit merupakan Pilihan yang Ideal. Mereka TANGGUH,
dan tidak terlalu menuntut WAKTU pada pemiliknya, selama SARANA DAN PENEMPATAN
Benar. Mereka burung cerdas yang MENDABAKAN INTERAKSI dengan Manusia. Karena
kecerdasan mereka juga butuh banyak MAINAN.
Burung Ini sepenuhnya
tergantung Anda bagaimana MERAWAT Rasa Cinta dan rawatan BENAR yang
diberikan ke Burung Anda, akan dikembalikan SEPULUH KALI LIPAT Kepada ANDA
berupa cinta dan kesenangan.Burung ini dapat menghibur walaupun beraktifitas
pagi pulang Malam. (kecuali Anda Tidak Pulang Ke rumah)
Dengan mengetahui metode
PERAWATAN YANG BAIK dari awal, membantu Anda membangun ikatan dengan burung
Anda. ini akan dapat berlangsung selama 10 - 15 tahun ( life span Parakeet).
MEMINIMALISIR "MITOS BURUNG PARKIT MUDAH MATI"
SPESIFIKASI IDEAL:
- BURUNG SELEKTIF
- SARANA YANG MEMADAI
- SANGKAR
- MAINAN /GYM
- TREATMENT BENAR dan EFEKTIF
SPESIFIKASI IDEAL:
- BURUNG SELEKTIF
- SARANA YANG MEMADAI
- SANGKAR
- MAINAN /GYM
- TREATMENT BENAR dan EFEKTIF
Kami menyiapkan OBJEK maupun
SARANA bagi Anda yang cenderung Sibuk. Manfaatkan barang-barang sekeliling Anda
yang Aman untuk Burung Anda.
Umumnya Memelihara semua hewan
dirumah memerlukan BIAYA cukup tinggi untuk burung ini berikutnya untuk
Operational cost sehari-harinya sangat murah pemeliharaan butuh KOMITMENT,
TREATMENT / PERLAKUAN.
untuk
MEMUDAHKAN Treatment/perlakuan/ perawatan yang EFEKTIF, PRAKTIS, dan
BERESTETIKA. KAMILAH SOLUSINYA
Spesies Burung Parrot untuk
dijadikan pets beragam dengan memelihara burung parkit. Anda dapat dapat
MELANJUTKAN dengan BURUNG PARROTs LAINYA sebab basic DASAR_DASAR Perawatan
hampir sama.Yang Paling penting diharapkan Lingkungan keluarga anda menerima
keberadaan parrot dirumah Anda menurut pengamatan kami parrot amat disenangi
all people segala umur baik pria maupun wanita apat menjalin ikatan keluarga
lebih baik
KAMI TIDAK SEKEDAR MENJUAL
BURUNG TAPI SEKALIGUS MEMBERIKAN JASA LAYANAN Bagaimana merawat yang efektif.
BELAJAR
, MEMPERBAIKI, MENYEMPURNAKAN MERUPAKAN BAGIAN DARI KESAHARIAN KAMI KAMI BUTUH
KRITIKAN MAUPUN MASUKAN DARI ANDA YANG TENTUNYA AKAN KAMI OLAH DEMI KEMAJUAN
BERSAMA.
TERIMA
KASIH KEPADA PELANGGAN YANG PERNAH MEMAKAI PRODUK KAMI, SEHINGGA RISET KAMI
SANGAT TERBANTU DEMI KEMAJUAN HOBBY PET PARROTS INDONESIA BERBAURDENGAN 25
NEGARA YANG LEBIH DAHULU PULUHAN TAHUN.
Kebetulan kemarin saya baru saja membeli burung parkit, senang rasanya ,
karena ada tambahan hiburan dirumah. tiap pagi rutinitas berubah, biasanya
menghayal depan rumah sambil minum kopi, sekarang ada yang diliat, si imut
burung parkit kuning kesayangan ku.Nah bagi anda yang berniat untuk mememlihara burung parkit, ada baiknya memperhatikan tips tips memilih burung parkit yang baik. :
* Pada hari pertama membeli parkit usahakan dimasukkan ke kandang langsung, dan ini ada 2 cara, 1. ada yang langsung diambil dari besek (kantong semen) trus taro deh. 2.
* Setelah itu biarkan 1 sampe 2 hari tanpa tersentuh tangan dulu, alias jangan di ganggu dulu kecuali ngasih makan minum and ngajak ngobrol
* pada hari k 3, diet-in parkit dengan cara menyedikitkan makannya, bukan di puasain seharian ya, ada juga yang bilang g dkasih makan dr pagi sampe sore. Dan mulai sodorkan makanan dengan tangan (handfeed)
* untuk yang mencoba dengan jewawut renceng pada hari p1 dan 2 langsung masukkan di kandangnya jewawut rencengnya agar terbiasa, bukan dengan millet atau jewawut yg sudah menjadi bulir
* biasakan memberikan tanda seblum memberi makan seperti menjentikkan jari, menepuk halus kandang, membunyikan bell, atau menggunakan clicker sebagai tanda bahwa setiap ada bunyi bell dia akan mendapatkan makan.
Latih terus sampai dia mengenali tanda tersebut.
Selamat mencoba dan sukses memelihara burung parkit, posting selanjutnya akan saya bahas, cara menjinakkan burung parkit dan cara berternak burung parkit ala Baladika, sampai jumpa..
Burung
parkit memiliki variasi warna bulu yang cantik. Cara perawatan dan pemeliharaan
parkit relatif mudah. Parkit juga mudah untuk beradaptasi sehingga penangkaran
dan budidaya parkit tergolong tidak sulit. Itulah beberapa keunggulan yang
membuat parkit menjadi burung paruh bengkok yang paling banyak dipelihara dan
diternakkan di Indonesia .
Untuk memulai beternak burung parkit ada beberapa hal yang perlu anda siapkan berikut ini
Kandang
Kandang yang diperlukan untuk beternak parkit tidak begitu besar. Untuk menangkar sepasang parkit cukup sediakan kandang berukurang 40 x 40 x 60 cm. Namun jika anda ingin menernakkan parkit secara berkoloni, maka anda perlu menyediakan kandang dengan ukuran yang besar. Sesuaikan besarnya kandang dengan jumlah pasangan agar tidak terlalu padat sehingga berakibat kurang baik bagi kesehatan burung.
Keunggulan dari beternak parkit secara berkoloni disamping kita bisa menempatkan beberapa pasang, kita juga dapat melihat burung-burung parkit yang memiliki warna beraneka ragam yang tentunya sangat cantik. Namun, jika salah satu burung tersebut terkena penyakit maka sangat mudah menulari burung yang lain jika tidak segera dipindahkan.
Kotak sangkar (Glodok)
Di dalam sangkar budidaya, anda harus menyediakan kotak sangkar atau glodok sebagai tempat parkit betina meletakkan dan mengerami telurnya. Untuk budidaya parkit dengan berkoloni, anda perlu menyediakan glodok sebanyak jumlah pasangan burung yang ada dalam kandang. Ukuran glodok untuk parkit kira-kira 20cm X 17,5cm X 24cm.
Anda dapat menggunakan kayuduren
dan kayu nangka (kombinasi) atau kayu randu sebagai bahan glodok. Bahan dari
kayu tersebut sangat cocok untuk glodok bagi parkit dan lovebird.
Tempat makan dan minum
Anda perlu menyediakan tempat makan yang ukurannya sesuai dengan jumlah burung parkit yang ada di kandang. Burung biasanya akan memerlukan banyak makanan saat mereka meloloh anak-anaknya. Anda juga harus membersihkan tempat minum agar selalu bersih dan tidak berlumut.
Untuk tips, anda dapat menggunakan tempat makan dan minum untuk ayam sebagai tempat makan dan minum parkit jika anda terpaksa harus meninggalkan parkit-parkit anda selama beberapa hari. Dengan demikian burung tetap bisa mendapatkan makan dan minum yang tetap banyak selama kita tinggal.
Memilih Indukan
Pilihlah indukan parkit yang masih produktif. Parkit biasanya sudah siap untuk kawin saat usianya lebih dari 90 hari (3 bulan).Ada baiknya untuk memilih idukan yang berbeda
warna untuk mendapatkan anakan yang memiliki warna bervariasi.
Membedakan kelamin parkit
Untuk membedakan parkit jantan dan betina anda dapat melihat gambar berikut
Untuk memulai beternak burung parkit ada beberapa hal yang perlu anda siapkan berikut ini
Kandang
Kandang yang diperlukan untuk beternak parkit tidak begitu besar. Untuk menangkar sepasang parkit cukup sediakan kandang berukurang 40 x 40 x 60 cm. Namun jika anda ingin menernakkan parkit secara berkoloni, maka anda perlu menyediakan kandang dengan ukuran yang besar. Sesuaikan besarnya kandang dengan jumlah pasangan agar tidak terlalu padat sehingga berakibat kurang baik bagi kesehatan burung.
Keunggulan dari beternak parkit secara berkoloni disamping kita bisa menempatkan beberapa pasang, kita juga dapat melihat burung-burung parkit yang memiliki warna beraneka ragam yang tentunya sangat cantik. Namun, jika salah satu burung tersebut terkena penyakit maka sangat mudah menulari burung yang lain jika tidak segera dipindahkan.
Kotak sangkar (Glodok)
Di dalam sangkar budidaya, anda harus menyediakan kotak sangkar atau glodok sebagai tempat parkit betina meletakkan dan mengerami telurnya. Untuk budidaya parkit dengan berkoloni, anda perlu menyediakan glodok sebanyak jumlah pasangan burung yang ada dalam kandang. Ukuran glodok untuk parkit kira-kira 20cm X 17,5cm X 24cm.
Anda dapat menggunakan kayu
Tempat makan dan minum
Anda perlu menyediakan tempat makan yang ukurannya sesuai dengan jumlah burung parkit yang ada di kandang. Burung biasanya akan memerlukan banyak makanan saat mereka meloloh anak-anaknya. Anda juga harus membersihkan tempat minum agar selalu bersih dan tidak berlumut.
Untuk tips, anda dapat menggunakan tempat makan dan minum untuk ayam sebagai tempat makan dan minum parkit jika anda terpaksa harus meninggalkan parkit-parkit anda selama beberapa hari. Dengan demikian burung tetap bisa mendapatkan makan dan minum yang tetap banyak selama kita tinggal.
Memilih Indukan
Pilihlah indukan parkit yang masih produktif. Parkit biasanya sudah siap untuk kawin saat usianya lebih dari 90 hari (3 bulan).
Membedakan kelamin parkit
Untuk membedakan parkit jantan dan betina anda dapat melihat gambar berikut
Memulai Beternak
Di alam bebas parkit berkembang biak pada bulan Oktober – Desember. Saat musim kawin, sang jantan biasanya menyanyi dengan nada rayuan untuk memikat betinanya. Jika ada kecocokan maka perkawinan akan segera berlangsung. Burung ini dikenal sangat setia dengan pasangannya. Bila si betina sedang aktif bertelur maka si jantan akan menunggu di luar sambil bersiul menghibur sekaligus akan mengusir apabila ada pengganggu mendekati sarangnya.
Telur dan anakan
Berat telur parkit berkisar 2,5 gram/butir dengan jumlah telur rata-rata 6 butir/pasangan parkit. Anak burung parkit yang baru keluar dari cangkang telurnya berbobot rata-rata 2,35 gram dengan kondisi mata masih terpejam. Setelah umur sembilan hari barulah matanya terbuka.
Setelah umur 30 hari barulah anak burung parkit mulai siap meninggalkan sarangnya untuk belajar terbang. Namun meski sudah mulai terbang, sang induk biasanya masih menyuapinya hingga umur 40 hari. Setelah umur tersebut biasanya persiapan perkawinan untuk generasi yang baru akan dilakukan.
Selengkapnya: http://www.peliharaan.web.id/2012/03/cara-serta-tips-dalam-beternak-burung.html#ixzz2DPCFVint
Tidak selalu mudah untuk
mengetahui tanda apakah burung parkit betina sedang hamil dan siap bertelur.
Tidak seperti binatang
lainnya, parkit tidak memiliki tanda spesifik saat hendak bertelur.
Jika parkit betina sudah
dikawinkan, amati berbagai gejala berikut untuk mengetahui apakah parkit sudah
siap bertelur atau belum.
Bersarang
Amati apakah parkit
betina mulai membuat sarang di kandang. Parkit biasanya membuat sarang dari
berbagai material yang terdapat dalam kandang.
Sarang ini dipergunakan
sebagai tempat parkit menempatkan telur-telurnya.
Jika parkit betina mulai
membangun sarang, ini menjadi pertanda peliharaan Anda mungkin akan segera
bertelur.
Bantu parkit
mempersiapkan proses bertelur dengan memberikan berbagai material pembuat
sarang seperti ranting atau rumput kering.
Gelisah
Perilaku parkit betina yang lebih gelisah atau tegang dari biasanya merupakan
salah satu tanda bahwa si parkit mungkin akan bertelur.
Parkit yang biasanya
bertengger, saat sedang akan bertelur umumnya menjadi lebih sering tinggal di
lantai kandang.
Jika hal ini terjadi
dalam waktu lama, parkit mungkin mengalami kesulitan untuk bertelur.
Cobalah menggosokkan
sedikit minyak zaitun pada anus parkit sehingga telur lebih mudah keluar.
Jika metode ini tidak
membantu, mungkin Anda perlu membawa parkit ke dokter hewan.
Perubahan Fisik
Masa parkit bertelur
umumnya hanya berlangsung sekitar dua hari sehingga tanda-tanda fisik umumnya
tidak terlalu terlihat.
Perut parkit betina yang
hendak bertelur tidak selalu tampak membesar.
Jadi, melihat perubahan
perilaku umumnya lebih akurat dibanding melihat terjadinya perubahan fisik.[]
terkait
- Memelihara
Parkit: Fakta & Informasi tentang Burung Parkit
- Memelihara
Parkit: 9 Tips Membeli Burung Parkit
- Tips
Memelihara Parkit: 7 Tanda Burung Parkit sedang Sakit
- Memelihara
Parkit: Tips Menentukan Jenis Kelamin Burung Parkit
- Memelihara
Parkit: 5 Tips Melatih Burung Parkit Berbicara
- Tips
Memelihara Kelinci: Ketahui 4 Tanda Kehamilan Kelinci
- Tips
Ikan Hias: Cara Mengawinkan Ikan Cupang
- Memelihara
Beo: 4 Tips Menentukan Jenis Kelamin Burung Beo
- Tips
Ikan Hias: Cara Merawat Anak Ikan Cupang
- Tips
Memelihara Iguana: Cara Menentukan Jenis Kelamin Iguana
Sumber: http://bumbata.com/10890/memelihara-burung-parkit-tanda-parkit-betina-akan-bertelur/#ixzz2DPCls7Kk
Sangat banyak metode dan cara-cara yang dapat dilakukan di dalam
proses pemasteran burung berkicau. Dan juga banyak
sekali berkembang mitos-mitos yang keliru dalam prakteknya dilapangan. Salah
satu mitos aneh yang berkembang, yaitu burung yang akan di master harus melihat burung masternya,
agar burung yang dimaster dapat menirukan gaya bunyi dan cara membuka mulut burung
master tersebut. Mitos lainnya yaitu proses pemasteran burung
berkicau harus menunggu burung dalam keadaan ganti bulu atau mabung.
Sebenarnya;
Pemasteran
dapat kita lakukan tidak harus menunggu burung berkicau dalam keadaan mabung
atau berganti bulu. Burung berkicau dalam keadaan normal, bahkan dalam keadaan
top form pun juga dapat dilakukan pemasteran. Ada Mitos yang mengatakan
pemasteran burung harus menunggu masa burung mabung. Alasannya karena; Pada
saat mabung, burung berkicau cenderung untuk banyak diam dan sangat jarang
sekali berkicau.
Burung yang banyak diam pada masa mabung tersebut, cenderung untuk
lebih banyak menggunakan waktunya untuk menyimak dan mengolah suara-suara yang
ada disekelilingnya. Apabila suara yang didengarnya sesuai dengan tipikal
karakter suaranya, maka akan direkam dan ditirukan.
Untuk dapat melakukan proses pemasteran burung berkicau dengan optimal, kita harus memperhatikan beberapa hal penting, hal penting tersebut adalah:
Untuk dapat melakukan proses pemasteran burung berkicau dengan optimal, kita harus memperhatikan beberapa hal penting, hal penting tersebut adalah:
1. Waktu Efektif
Pemasteran
2. Mengkondisikan Burung
yang akan di Master
Waktu efektif dalam proses pemasteran adalah pada waktu burung
istirahat, siang hari di dalam rumah (sehabis mandi dan jemur) dan malam
hari menjelang pagi (jam 22.00-06.00).
Walaupun pemasteran sudah kita lakukan pada waktu-waktu efektif pemasteran, ada hal lain yang harus kita perhatikan. Yaitu mengkondisikan burung yang akan di master. Ini merupakan faktor penting keberhasilan di dalam proses pemasteran. Mengkondisikan disini memiliki arti membuat suasana dan kondisi burung tersebut beristirahat dan membuat suasana menjadi tenang.
Walaupun pemasteran sudah kita lakukan pada waktu-waktu efektif pemasteran, ada hal lain yang harus kita perhatikan. Yaitu mengkondisikan burung yang akan di master. Ini merupakan faktor penting keberhasilan di dalam proses pemasteran. Mengkondisikan disini memiliki arti membuat suasana dan kondisi burung tersebut beristirahat dan membuat suasana menjadi tenang.
Yang harus dilakukan adalah: mengkrodong burung dan menjauhkan
burung yang akan di master dengan burung sejenis atau burung lain. Fungsi
mengkrodong burung disini, bertujuan menipu burung tersebut dengan
membatasi pandangannya agar diam dan beristirahat dengan tenang sehingga
waktunya akan digunakan untuk mendengar suara-suara yang ada di
sekitarnya.
Setelah kita menentukan waktu efektif dan mengkondisikan burung yang akan di master, suara-suara master hendaknya diperdengarkan dengan volume kecil saja tetapi sangat jelas terdengar.
Setelah kita menentukan waktu efektif dan mengkondisikan burung yang akan di master, suara-suara master hendaknya diperdengarkan dengan volume kecil saja tetapi sangat jelas terdengar.
Jauhkan penempatan burung master dan sumber suara master dengan burung yang akan di master. Suara burung master yang terlalu besar dan jarak yang terlalu berdekatan dengan burung yang akan di master, berpotensi tidak akan direkam oleh burung yang akan di master. Banyak kasus juga, hal ini berpotensi dapat membuat burung yang akan di master menjadi jatuh mental dan stress.
Langganan:
Postingan (Atom)